Kamir R. Brata's Blog


Perintis Lubang Biopori di Palmerah
Saturday July 31st 2010, 11:15 am
Filed under: Uncategorized

SAHARDI PRIYADI SANG PERINTIS LUBANG BIOPORI

Jalan hidup Sahardi Priyadi, 63 tahun, menikung cukup tajam dalam 10 tahun terakhir. Pria yang lebih akrab disapa Sastro ini semula berkecimpung dalam produksi film dan sinetron. Ia, antara lain, terlibat dalam pembuatan film seperti Arini, masih ada Kereta yang Akan Lewat (1987) dan Noktah Merah Perkawinan (1996).

Kini warga RT 01 RW 05, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, itu boleh dibilang seorang pelopor dalam mebangun lingkungan yang sehat di sekitar tempat tinggalnya. Kisahnya dimulai tiga tahun lalu. Saat itu Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mensosialisasi soal pembuatan lubang biopori. Dia tertarik dan mengajukan diri menjadi orang pertama di lingkungan untuk membuat lubang-lubang di atas aspal.

Membuat lubang untuk resapan air itu bukan pekerjaan enteng. Maklum, kondisi gang setapak di lingkungannya telah diaspal berkali-kali. Ketebalan aspal mencapai 30 sentimeter. Tapi tekat Sastro bulat. Ia prihatin jumlah air tanah di lingkungan tempat tinggalnya menipis. Pompa air sejumlah warga sering tak lagi berhasil menyedot air. Maka dia meminta Dinas Pekerjaan Umum mengirim alat untuk membuat lubang-lubang itu. (…… selengkapnya)



Pelatihan Biopori pada KKN PPM UGM
Saturday July 31st 2010, 11:03 am
Filed under: Biopori di Perguruan Tinggi

Penyuluhan Pengelolaan Persampahan dan Biopori di Sitimulyo

Kamis tanggal 29 Juli 2010, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bantul mengadakan penyuluhan tentang pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan biopori di Sitimulyo, Piyungan, Bantul.
Kegiatan tersebut atas permohonan dari KKN PPM UGM 2010 yang mengambil tema ” Pemberdayaan masyarakat untuk berwawasan lingkungan dan tanggap bencana bagi masyarakat Desa Sitimulyo, Piyungan , Bantul”.

Sebagai pembicara dalam cara tersebut adalah : (…….. selengkapnya)



Biopori dalam Preevent Pasar Seni ITB 2010
Saturday July 31st 2010, 10:52 am
Filed under: Biopori di Perguruan Tinggi

Pre Event Pasar Seni ITB 2010 : Biopori – Nani dan Andika

Muncul ide karena kurangnya perhatian terhadap lingkungan ITB. Taman Ganesha jadi kolam saat hujan. Biopori karena memberikan perawatan khusus di lingkungan itb, seperti membuat pori2 untuk bumi. Karena sekarang sangat kurang daerah resapan. Lebar 10 cm, dalam 1m, dimasukkin sampah organik supaya dimakan cacing dan jadi banyak lubang2 dan menambah kandungan air dalam tanah. Supaya lubangnya ngga tertutup lagi nanti pake pipa paralon. Menambah instalasi seni di lubang biopori ini. Supaya bisa menggabungkan art, science. Menambah estetika supaya orang tertarik, sebagai informasi juga bahwa biopori itu ada. Tujuan : sbg interaksi masyarakat itb. Spot : arah mata angin, semua fakultas ada. Konsepnya : antariksa spt susunan rasi bintang. Akan ada seminar2 tentang mengetahui kontur tanah apa bisa dibikin lobang (tgl 8). Tiap fakultas bikin 3 desain terus dipilih 1 tiap fakultas terus dipamerin di Galeri Soemardja. (http://hmmitbkemahasiswaan.wordpress.com/category/dari-kampus/)