Kamir R. Brata's Blog


Sosialisasi biopori di Sukabumi
Saturday May 22nd 2010, 4:49 pm
Filed under: Uncategorized

Lobang Biopori Dapat Imbangi Eksploitasi Air Tanah

Sukabumi. Pelita

Kepala SDN Babakan. Kecamatan Parungkuda. Kabupaten Sukabumi. Saptaji menyambut gembira kehadiran alat pembuatan resapan lobang biopori di sekolahnya. Dia akan segera mempraktikkan pembuatan lobang biopori di lingkungan SDN Babakan dan pemukiman warga di sekitar sekolah.

“Alat pembuat lobang biopori kami dapatkan dari Badan Lingkungan Hidup (BLU). Lingkungan sekolah kami membutuhkan alat ini unluk menjaga persediaan air tanah pada musim kemarau.” kata Saptaji ketika dihubungi Minggu (20/12).

SDN Babakan termasuk salah satu dari lembaga di tingkat desa yang menerima bor untuk membual lobang biopori. Para penerima berasal dari empat kecamatan yaitu Cicurug. Cidahu. Parug-kuda. dan Cibadak yang terletak di kaki Gunung Pangrango. BLH memandang, keempat kecamatan tersebut harus didukung sistem penyediaan air tanah yang memadai karena banyaknya aktifitas industri.

Dalam acara sosialisasi pembuatan lobang resapan air yang digelar akhir pekan lalu. BLH membagikan 100 unit biopori. ……… (baca selengkapnya)



Perlu Perda Biopori di Solo?
Saturday May 22nd 2010, 4:39 pm
Filed under: Uncategorized

Mendesak, Perda Sumur Resapan dan Biopori

Solo, CyberNews. Pemda diimbau segera membentuk peraturan daerah yang mengatur soal kewajiban membuat sumur resapan atau minimal biopori bagi setiap warga yang membangun rumah. “Ini untuk menyelamatkan air tanah sekaligus menyelamatkan lingkungan kita. Kalau tidak segera dilakukan, di masa depan cucu kita akan berebut setetes air bersih karena sulitnya air di bumi kita,” kata Direktur Sungai dan Waduk, Ditjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.

Perda bisa dibuat baru yang mengatur secara khusus masalah itu, atau dengan perubahan Perda soal IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang di dalamnya mengatur kewajiban membuat sumur resapan minimal satu di setiap rumah. “Jika dihitung, kalau setiap 1.000 rumah membangun satu sumur resapan, sama saja dengan membangun sebuah waduk. Biayanya jauh lebih murah, dan hasilnya sama karena akan menyelamatkan air dan lingkungan secara umum.”

Dalam seminar pengelolaan infrastruktur dalam menyikapi bencana, yang digelar Fakultas Tekik Sipil UNS, dia mengatakan sumur resapan sekaligus akan bisa berfungsi mengendalikan bencana banjir. “Banjir termasuk bencana yang bisa diprediksi dan dikendalikan. Memang faktornya banyak, mulai dari sikap manusianya, ketersediaan infrastruktur, dan juga lingkungan. Namun paling tidak bisa diprediksi sehingga cara pengendaliannya bisa dilakukan lebih dini.”

Selama ini, harus diakui sangat rendah kepedulian terhadap masalah air. Rumah dan halaman semuanya ditutup plester semen, sehingga air semua dialirkan ke saluran. Bahkan mengalir ke rumah tetanggapun sampai banjir, tidak peduli asal rumahnya aman. Jika sumur resapan atau biopori ada di setiap rumah, meski air melimpah dari sungai dan banjir, maka air akan segera terserap sehingga banjir tidak menjadi bencana yang mengakibatkan korban. “Pengendalian prabencana termasuk manajemen yang harus dilakukan, termasuk mitigasi, sehingga korban bisa diminimalisasi. Ini jauh lebih penting, dibandingkan dengan tanggap bencana dan recovery yang membutuhkan biaya sangat tinggi.” 



Adopsi biopori di Semarang
Saturday May 22nd 2010, 4:22 pm
Filed under: Uncategorized

Bersihkan dan Buat Biopori di Taman KB

SEMARANG – Kepedulian lingkungan bisa dilakukan oleh siapa saja, tak terkecuali ibu-ibu. Memperingati Hari Ibu, sekitar 200 kader bidang kewanitaaan DPW PKS Jateng Minggu (20/12) membersihkan dan membuat lubang biopori di Taman KB Jalan Menteri Supeno. Mereka berharap aksi yang dilakukan bisa menambah sumber resapan air dan mengeliminir bencana.

Acara yang dimulai sejak pagi tersebut juga dihadiri sejumlah LSM seperti LRC KJHAM, Pattiro, KPI, Bintari, Aisyiah, Muslimat, Fatayat, dan PKK. Dari PKS hadir anggota DPR RI Zuber Safawi dan Ketua DPW PKS Jateng Arif Awaludin.  (………….. selengkapnya)



Adopsi biopori di Tasikmalaya
Saturday May 22nd 2010, 4:10 pm
Filed under: Uncategorized

Lubang Biopori Ditarget Sejuta

NEGLASARI – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih SIP menargetkan sejuta lubang resapan biopori di Kota Banjar. Target tersebut harus terealisasi dalam tiga tahun (2010 – 2013).

Untuk mencapai target itu, Hj Ade gencar menyosialisasikan lubang biopori. Kemarin, lubang biopori itu disosialisasikan di hadapan puluhan kader PKK Desa Neglasari Kecamatan Banjar. Tampak hadir Camat Banjar Eman Sulaeman dan Kades Neglasari Bakin Kusdiana. 
(………  selengkapnnya)



Adopsi biopori di Bali
Saturday May 22nd 2010, 4:01 pm
Filed under: Uncategorized

Pemkot Luncurkan Program Biopori Cegah Banjir

 Denpasar (Antara Bali) – Pemerintah Kota Denpasar meluncurkan program pembuatan lubang resapan teknologi biopori tepat guna, sebagai upaya mengantispasi genangan air dan banjir pada saat musim hujan.

“Dengan adanya lubang biopori tersebut genangan air di pekarangan rumah saat  musim hujan diharapkan tidak sampai pemenuhi saluran air atau got,” kata Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan, tehnologi ini juga diharapkan mampu menjawab masalah air yang sering melanda  Kota Denpasar, utamanya di Kecamatan Denpasar Selatan, di mana air sumur penduduk airnya berubah menjadi payau.

“Penerapan tehnologi semacam ini sifatnya sederhana, dan tepat guna sehingga mudah untuk dilaksanakan oleh setiap orang, namun dampaknya luar biasa dalam mengatasi masalah air dan banjir maupun persediaan air bawah tanah,” katanya.   (…… selengkapnya)



Adopsi biopori di Sulawesi Utara
Saturday May 22nd 2010, 3:40 pm
Filed under: Biopori di Perguruan Tinggi

Sulut Bakal Dihiasi 2 Juta Sumur Biopori

Dipelopori Unsrat dan Pertamina
Manado, KM- Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berencana akan membuat 2 juta sumur biopori yang tersebar di seluruh daerah di Sulut. Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat ini pembuatan sumur biopori akan mengambil empat lokasi berbeda yakni Pineleng kabupaten Minahasa, Paniki kota Manado, kantor Gubenur dan kantor walikota Manado.
Demikian disampaikan juru bicara (Jubir) Unsrat, Daniel Pangemanan SH.MH kepada Koran Manado Kamis (11/2) kemarin. Menurut Pangemanan, pihak Unsrat dalam hal ini Rektor Prof Dr Donald Rumokoy SH.MH sangat mendukung dan memberi apresiasi yang tinggi kepada FMIPA yang telah menggagas kegiatan ini.”Rektor menyambut baik kegiatan ini. Karena tujuan dari kegiatan ini sangat positif untuk kelangsungan lingkungan hidup, termasuk menjaga kestabilan air dalam tanah,”ucapnya.
Dikatakannya, kegiatan ini dimotori oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam (FMIPA) Unsrat yang tidak lama lagi akan merayakan dies Natalis ke 12. Dalam pembuatan sumur biopori ini, lanjut Pangemanan, Unsrat dalam hal ini FMIPA yang menjadi pelaksana telah menerima 1.000 alat pembuatan sumur biopori dari pertamina.“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan pembuatan sumur biopori bisa berjalan lancar. Rencananya kegiatan ini akan dihadiri Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang,”tandas Pangemanan. (16)
http://koranmanado.com/?p=399